Hasil tes DNA: Berpetualang menyusuri jejak nenek moyang

Di mata kuliah introduction to genetic analysis, aku tes DNA pake 23andme. Dia bisa buat ngeliat kita keturunan mana aja, kita punya penyakit keturunan apa dan kita punya ‘trait’ genetic apa.

Aku excited dong buat tau result aku karena waktu itu lagi hype banget. Terus aku juga penasaran kata orang-orang muka aku kaya arab terus muka bude2 aku dari abi emang mirip orang India. Dan hasilnya aku emang ada keturunan South Asian; india, afghanistan, pakistan, srilangka.

Dan serunya dia bisa tau leluhur kita yang mana yang orang asli negara itu. Dan aku lumayan terkejut ternyata aku itu lebih ke keturunan cina dibanding keturunan south asia. Padahal muka aku ga ada cina-cinanya.

Terus aku kira kan mungkin emang semua orang indo ada keturunan chinese nya tapi ternyata aku liat2 di youtube dan temen aku yang lain mereka ga ada chinese nya sama sekali. Bahkan rata-rata orang indonesia yg dibilang chinese itu chinese nya sekitar 30%. Jadi ya kira2 neneknya nenek aku itu imigrasi dari China ke Indonesia. Wow, fresh off the boat. Aku pengen banget sih buat tau ceritanya.

Di 23andMe ini kita juga bisa ngeliat pola imigrasi leluhur kita. Kalau laki-laki, mereka bisa liat dari jalur ayah dan ibu karena mereka punya kromosom Y (yg eksklusif diturunin dr bapak) dan dna mitokonsdria (yg eksklusif diturunin dari ibu). Tapi karena aku perempuan, aku cuma bisa ngeliat dari ibu aku. Haplogroup aku adalah M7B1’2, jalurnya dari huruf M peta di bawah ini terus ke east asia, china jepang dkk tapi entah gimana ibu aku bisa nyampe ke indonesia. Di forum 23andme aku ketemu orang2 yg haplogroup nya sama dan mereka dari filipin dan jepang ada juga orang2 belanda yg ibunya orang indo, dari papua dan maluku.

Masih ada yang seru lagi, tadinya aku sudah mau menyimpulkan kalau oke, berarti chinese dari ibu aku dan south asian dari bapak aku tapi pas aku ngeliat kromosom painting alias lokasi dna marker nya, south asian dan chinese aku asalnya dari satu orang tua.

Dari kromosom 20, 22 dan X, chinese (merah) dan south asian (oren) ada di kromatid yang sama dan jaraknya dempet jadi kecil kemungkinan kalau itu hasil rekombinan.

Padahal yang mukanya India adalah bapak aku dan yg dna nya chinese adalah ibu aku. Tapi ibu aku emang agak mirip orang afghanistan sih hihiw. Waktu kita di Madinah aja, bu polisinya ngomong bahasa arab ke umi gara ngirain orang arab.

Terus ada juga fitur dna relative, menarik klo misal kita diadopsi dan pengen nyari keluarga asli kita. Aku cuma nemu third cousins dan mereka semua chinese yg tinggal di Amerika.

Wajar sih.. orang indonesia jarang banget yang udah pernah tes karena dia gak shipping ke indo. Akupun kalau ngga dibayarin kampus mungkin ga akan nyoba. 199 euro = rp. 3.4juta udah bisa jalan-jalan ke Malaysia. Sebagai orang Asia, harganya kurang sebanding sama yang kita dapet karena data training populasi Asia masih sedikit. Tapi bagus banget kalau mau belajar genetik karena mereka juga ngasih link ke scientific research di balik setiap hasil genotyping nya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s