Kerja di Belanda (part 2): Plus minus nya

Setelah dua tahun kerja di Belanda, aku ingin merefleksikan apa aja untung rugi kerja di sini. Plus minus perbedaan kalau kerja di Indonesia dan Belanda:

1. Uang

Plus:

Ini jelas banget Belanda menang. Gaji expat, untuk perusahaan komersil, minimal 3300 euro atau sekitar 55 juta rupiah per bulan.

Banyak orang muslim belasteran indo di belanda yang pengen kerja di indo tapi ga jadi karena kalo ditransfer dari perusahaannya, terus pake gaji Indonesia, jadinya cuma 6 jutaan, sementara kalo kerja di Belanda gaji mereka 20 juta.

Minus:

Tapi emang pengeluarannya beda. Pajak penghasilan itu 30-40%, terus kontrak apartment 840 euro perbulan, asuransi kesehatan wajib 100 euro perbulan. Transport juga mahal, naik bis atau tram sekali jalan jarak dekat 2-4 euro (50rb), kereta 20 euro. Makanya orang belanda seneng naik sepeda. Murah dan sehat. Jadi gaji segitu rasanya biasa aja.

2. Perlindungan terhadap hak karyawan

Plus doang:

Di Belanda, kalau kita punya kontrak kerja, kita ga akan bisa diberhentikan sepihak kecuali kita melakukan sesuatu yang parah banget. Kita juga punya hak 30 hari cuti pertahun dan tetap dapat gaji. Ditambah cuti ADV, aku kurang tau itu cuti apa. Pokoknya kalau ditotal kita bisa cuti 2 bulan. Kalau sakit juga ga harus pake surat dokter karena penyakit itu dianggep privasi.

3. Rekan kerja

Plus:

Aku sering ngeliat berita kalau di negara2 eu semakin kesini semakin rasis dan Islamophobia. Tapi untung itu bukan yang aku rasain di tempat kerja aku. Karena aku kerja di perusahaan riset (bioteknologi), mereka highly educated dan udah sering ketemu orang asing, jadi mereka baik2 banget. Terutama di grup aku, kita semua beda kewarganegaraan jadi lebih pengertian satu sama lain. Dan kita bukan tipe perusahaan yang koar-koar diversity. Tapi secara natural aja kita kebentuk kaya gini. Mereka passionate di bidang mereka dan pinter2 banget.

Minus:

Tapi kalau ngobrol sehari2 aku ngerasa ga nyambung sama mereka. Orang bule yang highly educated itu biasanya hati-hati banget kalo ngomong. Mereka ga mau bikin kita tersinggung jadi obrolan tentang agama, relationship, dan private matters dihindari. Jadi yang diobrolin cuma cuaca dan kegiatan pas liburan. Aku ngerasa kita ngobrol bukan karena kita, dari hati, peduli sama orang lain, tapi lebih untuk pengisi waktu coffee break supaya ngga burn out aja.

Kalau dibandingin sama Indonesia jadi kaya orang indo kepo, orang sini shallow.

4. Culture kerja

Plus:

Di Belanda or at least di kantorku mereka sangat memperhatikan pemisahan antara kantor dengan rumah. Jadi aku ga pernah bawa kerjaan pulang kecuali emang pas work from home.

Mereka juga mengutamakan team work dalam bekerja. Jadi jarang ada orang toxic yang berusaha ngejatuhin kita. Semua orang sama-sama belajar dan saling tolong menolong.

Minus:

Di Quora aku pernah baca ada orang dari eastern europe yang bilang kerja di start up di belanda kaya kerja di Uni soviet. Wkwk. Mungkin itu extrim sih. Soalnya orang belanda break bareng2, makan siang bareng2, happy hour abis kerja bareng2. Kalau kita makan siang sendiri dianggap asosial. Belanda memang mungkin bangsa ekstrovert, sama kaya Indonesia.

Yang aku rasain juga sama sih. Sebagai introvert aku rada capek kerja di kantor dengan kultur ekstrovert gitu. Di tempat aku satu ruangan isinya 8 orang. Jujur aku ngga suka karena aku ngerasa cuma dengan duduk di meja kerja aja energi sosial aku kesedot. Pilihannya kalau mau pindah, ada ruangan yg isinya dua cowo, tapi aku ga mau karena salah satu dari mereka ada yang tiap hari senin libur jadi nanti cuma berdua di ruangan.

Kita ditaro di ruangan berdelapan dengan niatan dari manajemen supaya ada interaksi antara lab people, bioinformatician, statistics people dan software people, sehingga memercikkan inovasi dan ide cemerlang. Tapi tetep aja orang kalau kerja ya masing-masing, kadang pake headset. Dan kalo ada orang dateng dari grup lain yg ngobrol dan ga ada hubungannya sama kita, jadi malah berisik.

Setiap jam 10 dan 16 ada coffee break. Satu perusahaan ngumpul di kantin atau balkon. Aku jarang ikut karena energi sosial aku abis. Jadi aku ke attic tempat aku sholat biasanya tidur2an atau video call ke rumah. Jam 12 ada istirahat makan siang, aku biasa pulang ke rumah atau janjian sama suami makan dimana gitu. Hal ini bikin aku merasa ga fit in dengan kultur kantor.

…..

Selain pertimbangan di atas, ada juga faktor x, yang g datang dari perkerjaan tapi berpengaruh ke kualitas hidup, dan jadi pertimbangan apakah aku mau pulang ke Indonesia atau enggak.

1. Lingkungan dan transportasi

Pluus:

Mungkin ini yang aku akan merasa kehilangan kalo pulang ke Indonesia. Ke kantor aku bisa naik sepeda udaranya segar, pemandangannya bagus. Tiap minggu harus ke luar kota ngga masalah karena keretanya enak. Sistem transportasinya rapih dan bersih.

2. Kemudahan buat travelling

Plus:

Naik kereta 3 jam udah nyampe prancis, swiss, jerman. Sejam naik pesawat nyampe ke spanyol, italy, yunani dll. Kalau mau pergi haji pun ga pake kuota. Jadi daftar tahun itu, berangkat tahun itu juga.

3. Makanan

Minus:

Nah ini mungkin kekurangannya. Di Belanda ngga banyak warteg, restoran sunda ataupun padang. Jadi kalau mau makan harus masak sendiri.

Plus:

Tapi positif nya kita InsyaAllah pulang-pulang dari belanda langsung jago masak.

4. Cuaca atau iklim

Plus:

Salju~~ aku cinta banget sama musim dingin kalau lagi turun salju. Pemandangannya kaya narnia. Udah gitu ngga dingin. Di belanda, justru pas salju turun itu agak anget udaranya, soalnya hari sebelum turun salju pasti dinginnya menusuk minta ampun.

Udaranya juga kering jadi ngga keringetan dan jalanan ngga becek. Jarang ada nyamuk.

Mendung terus. Banyak orang bule yang bilang di Belanda itu depressing, gray, ngga ada sinar matahari. Kalau aku sih suka banget, justru cuaca bagus menurut aku itu kalo mendung2 sebelum ujan.

Minus:

Daylight saving time alias pada bulan maret-oktober siangnya lama banget. Sholat subuh jam 4 pagi, sholat magrib jam 9 malam, isya jam 11. Sebagai night owl, it’s not okay for me.

Jadwal sholatnya pun terus berubah-ubah setiap hari. Ada sister Belanda yang pernah bilang “Indonesia itu kaya negara yg diciptain buat Muslim. Jadwal sholat nya selalu sama. Cuacanya juga enak”

Mungkin sekian plus minus kerja di Belanda. Apakah lebih banyak plus atau minus? Yang terpenting kita mensykuri dimana pun kita berada. Wassalamualaikum wrwb.

11 thoughts on “Kerja di Belanda (part 2): Plus minus nya

  1. MasyaAllah… Ingin sekali punya pengalaman stay abroad, semoga bisa terwujud ya aamiin. Btw, pph nya gede bangeet, 30-40%. Itu hampir separuh gaji nggak si mbak? Sama lingkungan kerja extrovert, aku bacanya aja ngerasa cape wkwkwkw. Sesama introvert jd bs paham. Setelah baca, sepertinya banyak positifnya ya. Semangat kerja mbak hehe

    Like

    1. Just found your article when I was searching for “bekerja di belanda” and I envy you. I lived in Holland for about one year in 2012 and sad that I had to go back to Indonesia. I love everything about Holland. I studied dutch language when I was in college. If you know how to get a job there, please share. You should enjoy your day there! Hollanders are so nice, I always thought that they look alike javanese people. Haha.

      Like

  2. Seneng baca pengalaman kaka.. apalagi sekarang q tuh lgi dket sm orang belanda tp cuma skedar chating and vcall sic hehe.. tp y gtu q tu g lancar bhasa inggris trkadang mst pakai kamus..dia mau srius katanya dn q jg smakin rajin blajar bhasa inggris..mudah2an kita jodoh y aminnn

    Like

  3. wow mbak ini menarik bangeeettt!!
    aku baru tahu kalo belanda negara extrovert.
    kayaknya aku yang introvert parah bakalan capek duluan sih hehe
    makasih sharingnya mbaaakkk~😁

    Like

  4. semoga semoga nasib saya bisa seperti mba adzkia bisa bekerja di belanda . karena belanda salah satu negara impian saya mengejar masa depan

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s