Persiapan IELTS Tanpa Kursus

Sedikit backstory. Setelah lulus di bulan september, aku langsung fokus persiapan untuk kuliah di luar negri. Rencananya aku mau pergi tahun depannya, karena aku memang tidak berniat untuk kerja. Aku lebih memilih karir akademik dibanding industri. Karena LPDP ada di bulan februari, dan sebelum itu aku pengen aku sudah harus diterima di universitas, aku harus ikut IELTS di bulan November. Jadi waktu persiapan kurang lebih dua bulan.

Hal pertama yang aku lakuin adalah meng-asses kemampuanku dengan ikut mocking tes IELTS. Tes tersebut adalah tes yang sama persis sama tes IELTS, tapi hanya tidak dapat sertifikat. Biasanya diselenggarakan di tempat-tempat les bahasa inggris. Kalau aku di ILP. Hasil dari tes tersebut ialah, pada skala 10, aku dapat reading 9.5, listening 8.5, writing 5. haha. Waktu itu aku bener-bener ga tau mau nulis apa soalnya.

Hasil assesment ku adalah, untuk soal reading, aku sepertinya sudah cukup bagus. Menurutku pun soal reading IELTS lebih gampang dari soal reading Ujian Nasional SMA. Untuk listening juga lumayan. Kelemahan aku ada di bagian mendengarkan instruksi untuk menuju arah lokasi suatu tempat. Aku suka pecah konsentrasi kalau ada instruksi step by step yang terlalu panjang. Terus saat dibilang kanan-kiri, aku juga suka bingung kanan-kiri dari sudut pandang aku atau kanan-kiri nya kertas ujian. Jadinya panik deh. Nah, untuk writing dan speaking ini, aku harus banyak latihan karena nilai ku jore. Kampus luar pun persyaratannya biasanya overall 7 dan di masing-masing section, tidak ada yang di bawah 6.

Dari hasil tersebut, aku pun menyusun strategi belajar. Aku download contoh soal IELTS untuk berlatih reading dan listening. Walaupun sudah bagus tetap harus berlatih biar tidak kecolongan. Kemudian aku banyak-banyak baca contoh jawaban writing supaya tau seperti apa yang bagus dan jadi terbiasa mengetahui panjang tulisan 250 kata itu segimana. Di test writing ada dua bagian, nulis deskripsi dan opini. Di bagian nulis deskripsi ini bisa dipelajari pola penulisannya dan kata-kata apa saja yang bisa dipakai. Aku sendiri sangat terbantu dengan website IELTS-Simon webnya simple dan contohnya banyak banget. Jangan lupa juga latihan real menulisnya ya. Minimal seminggu sekali. Untuk speaking, aku juga nonton contoh orang-orang tes speaking dari YouTube, terus aku jawab sendiri.

Alhamdulillah aku tes IELTS sukses dan mengantarkan ku kuliah di luar negri. Hasil nilai tesnya aku lupa berapa, udah 5 tahun yang lalu soalnya. Aku nulis ini sekarang supaya mungkin bisa membantu orang lain yang sedang berjuang.Karena sekarang aku juga lagi berusaha buat lulus tes TOPIK atau tes bahasa korea, supaya bisa lanjut studi di sana. Memang sih di sana kalau di kampus pake bahasa inggris, but it wouldn’t hurt at all untuk mempelajari bahasa lokal. Pengalaman pas aku di belanda ga bisa bahasa belanda itu ga enak. Berjarak dan awkward gitu sama temen-temen. Untung aku punya banyak temen yang dutch tapi keturunan indo juga jadi malah ngomong indo deh sama w.

Anyway I wish you all the luck you can get for the exam. Dan doain w juga ya buat tes TOPIK. Thank you.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s