Salju di Belanda itu Hangat

When people see things as beautiful, ugliness is created.

Difficult and easy complement each other.

High and low oppose each other.

Warm and cold define each other.

Lao Tzu, Tao Te Ching 2

Salah satu alasan aku ingin ke luar negri, terutama ke Eropa adalah karena aku ingin merasakan salju. Sayangnya winter pertama aku di Belanda, kutunggu-tunggu salju tidak datang juga. Ternyata memang katanya di Belanda jarang turun salju. Namun katanya juga, Belanda jauh lebih dingin dari negara yang biasa turun salju. Ekspektasi ku di negara empat musim bisa winter ootd pake jas atau coat yang elegan. Tapi ternyata tiap hari harus pake jaket gunung, jaket puff, atau jaket gede lainnya. Mungkin karena di Belanda anginnya besar sekali, jadi dinginnya menusuk sampai ke tulang.

Bangun tidur belom mandi langsung futu futu
Bangun tidur belom mandi langsung futu futu
Salju di kampus

Akhirnya salju itu turun walaupun cuma sehari. Aku pun upload foto ke facebook as a katrok person should. Dan banyak yang bilang, pasti dingin banget, atau I should keep myself warm. Tapi guys sejujurnya yang aku rasakan. Salju itu hangat. Yap. Karena sehari atau dua hari sebelumnya, suhu ngedrop drastis bisa sampai minus 5 derajat. Mungkin untuk membeku kan awan supaya jadi salju. Kalau keluar rumah sehari sebelum turun salju pasti pusing karena dinginnya amat menyengat. Nah begitu saljunya turun, suhunya sudah meningkat lagi jadi awan yang membeku itu turun ke bumi jadi salju.

Salju itu bagai ilusi optik kehidupan. Kadang kita melihat suatu kondisi itu menyengsarakan padahal kondisi itu adalah jalan keluar dari kesengsaraan. Kita pun baru bisa merasakan hangat kalau kita sudah merasakan dingin. They define each other. As many other man made concepts, happiness too, is relative. Sebagian orang bilang bisa bahagia kalau sudah mapan secara materi. Ada juga yang bilang dia bahagia kalau punya pasangan dan keturunan. Ada juga yang bilang bisa bahagia kalau sudah mencapai goal tertentu. However since it’s a relative concept, it will be hard to fulfil since it can change in the future. Karena manusia tidak akan pernah puas.

We don’t need to wait for the storm to realize the feeling of safety, warmness, and comfort of our house. Kita bisa bersyukur dari sekarang. Enjoy the life as it is and be grateful. And believe me, everything you need is everything you have.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s