Pergi Haji dari Belanda

So, I was just scrolling Twitter, when I found a tweet about going on a Hajj when doing a PhD. Tweet tersebut dilike oleh cukup banyak orang yang berarti alhamdulillah ternyata anak twitter pun banyak yang bercita-cita intuk pergi haji. Masya Allah.

Karena ada momentumnya, aku ingin berbagi info tentang pergi haji dari Belanda, semoga bisa menjadi tambahan informasi bagi kawan-kawan yang sedang mencari-cari.

Syarat agar bisa daftar Haji di Belanda adalah:

1. Residence permit

Biasanya orang asing yang punya residence permit adalah mahasiswa, orang yang kerja di Belanda. Jadi kalau kita berkunjung sebagai turis dan hanya punya visa schengen, tidak bisa.

2. Keterangan mahram

Ini dibuktikan dgn surat dari gementee/balai kota. Atau dengan keterangan di passport perempuan. Bisa diurus di KBRI Den Haag gratis. Ini wajib agar bisa dapat visa haji.

3. Syarat administrasi lain-lain seperti passport, pass foto, vaksin meningitis dll.

Biaya nya bermacam-macam. Kalau saya, pakai travel Diwan, sekitar 5500 euro tahun 2019. Pembimbing nya ada orang Indonesia dari Masjid Euromuslim Amsterdam. Di rombongan juga cukup banya orang Indonesia.

Bagaimana meluangkan waktu untuk pergi Haji, selama kurang lebih sebulan? Perusahaan di Belanda cuti tahunan kira-kira 1.5 bulan. So, it’s not a problem buat yg kerja. Buat yg kuliah pun, bisa saja. Tahun 2017-2019 Haji bertepatan dengan summer break yaitu bulan Agustus. Teman-temanku pun banyak yg begitu lulus S2 bulan juli, pergi haji bulan agustus, baru abis itu balik ke Indonesia.

Segini dulu, kalau ada pertanyaan langsung komentar saja. Wassalamualaikum wr wb

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s