Jilbab

Mindset itu hebat banget dalam mempengaruhi hidup kita. Contohnya, aku merasa lebih tenang dan lebih menikmati hidup ketika mindset aku tentang jilbab berubah.

Kemarin weekend aku main ice skating sama temen2 satu jurusan terus fotonya aku posting ke facebook. Disitu umi aku dan orang-orang pada komentar “keren tetap syar’i kapanpun dimanapun” yah semacam itulah.

Saat baca komentar2 itu aku secara refleks memejamkan mata dan tersenyum. Di pikiran aku, aku merasa ditarik oleh lorong waktu ke zaman SMA.

Adzkia memakai gamis merah di suatu pantai di Jogjakarta, berjalan dengan langkah kecil-kecil menyusuri batas pasir dan air laut, sambil sesekali bercanda dengan temannya. Aku ingat, aku merasa bahagia saat itu… Hingga kemudian ada teman sekelas lain yang datang dan bilang “mau ke pengajian mak?”

Mungkin Ia bermaksud bercanda, tapi aku ingat, aku sakit hati banget. Aku sampai mau nangis. Dan di banyak kesempatan lain aku nangis beneran karena orang bilang aku aneh, kaya ibu-ibu pake daster. Pas SMP aku dipanggil wali kelas ngapain pake baju seragam disambung. Mungkin saat itu aku belum benar-benar meresapi hukum jilbab. Bahwa jilbab itu bukan kerudung. Jilbab itu baju dari atas sampai bawah yg sebutan Indonesianya adalah gamis.

Aku rasa, saat zaman sekolah dulu aku masih belum punya pendirian. Aku banyak terpengaruh tv, majalah, yang selalu mensugesti, kalo lo ngga berpenampilan cantik, pake celana jeans, pake tas merk blabla, lu ngga gaul, lu ngga akan punya temen. Anak-anak di SMP aku pun, ya sama aja gitu, orang keren adalah orang yang punya pacar, punya aksesoris merk tertentu. Akhirnya aku pun jadi orang minder dan paling males dateng kalo ada acara pake baju bebas.

Lucunya, sekarang, aku sama sekali ngga mikir tentang jilbab pas main ice skating. Padahal aku satu2nya orang yang ga pake celana disitu. Aku juga banyak diliatin orang, tapi aku mikirnya sih mungkin karena aku payah banget mainnya dan aku cuma mikir “I don’t care man, I am the only Indonesian here, gw ga akan mempermalukan siapapun”. Tapi diatas semua itu, aku merasa, aku baik-baik aja, ga kepikiran sama jilbab sama sekali. I was having a great fun.

Temen aku yang ngajarin sempet nanya, pergerakan aku terbatasi ngga dengan jilbab itu? Aku jawab, engga kok, aku berenang aja pake baju kaya gini. And I could swim pretty fast. Toh, Sana (temen aku yg pake kerudung juga, orang Sudan) pake celana tapi aku lebih jago haha sombong bener.

Ah, I wish I could tell this to my younger self: “Bukan jilbab yg membatasi kamu, tapi pemikiran kamu lah yg bisa jadi tembok penghalang antara kamu dan seluruh potensi diri kamu”

“You won’t lose friend by wearing a jilbab. In fact, the people who judge you by your physical appearance only will add negativity to your life. You deserve someone better than them.”

Dari jilbab, aku belajar, kalau islam itu sangat menghargai perempuan. Jilbab mengajarkan untuk menilai perempuan bukan dari penampilannya atau cantik mukanya, melainkan dari apa yang ada di kepalanya, imannya, dan perilakunya.

Memang di kehidupan kapitalis ini, susah untuk ngga peduli sama hal-hal materialistik apalagi kalo udah dihubungkan sama perempuan.

But trust me, everything is temporary. Someday you’re gonna be older and wiser and realize, all that’s left behind is those who trust you, love you, and accept you for who you are. Others opinion won’t matter anymore.

I am grateful for my friend, for accepting me as a weird person I am and for being weird together. Iyah, semua temen dari SD sampai sekarang. Iyah, walaupun kamu udah delete aku dari pertemanan fb. That’s okay. I still love you. Bye

Advertisements

One thought on “Jilbab

  1. iya banget mbak…. yang udah pake jilbab sedari kecil pasti pernah mendapatka perlakuan diskriminasi dulunya. Alhamdulillah skrg sudah tidak lagi karena keberadaan jilbab sudah lebih membumi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s